OBJEK IPA DAN PENGAMATANNYA ( BAB 1)


Materi Pembelajaran


Objek IPA dan Pengamatannya


Apa itu Penyelidikan dalam bidang IPA?
IPA adalah ilmu yang mempelajari segala sesutu yang berada di sekitar kita baik yang hidup maupun yang mati. Dalam menemukan konsep – konsep dalam bidang IPA, para ahli/ilmuan melakukan kehiatan penyelidikan yang disebut observasi (pengamatan). Misalnya benda yang akan kita pelajari adalah ciri – ciri bunga kertas yang ada di pekarangan rumah. Sebelum menemukan ciri – cirinya, tentu kita akan melakukan pengamatan terhadap bunga tersebut terlebih dahulu.Misalnya ada bunga kertas yang warna bunganya merah, putih, kuning krem dan sebagainya. Bunga ini juga memiliki daun yang aneka ragam warnanya seperti hijau, putih atau campuran beberapa warna. Nah setelah kalian mengamati ciri – ciri bunga kertas secara menyeluruh dan mencatatnya, hasil catatan itu kemudian akan diolah untuk menghasilkan konsep – konsep dalam ilmu IPA.
Nah, sekarang kalian tidak perlu lagi menyelidiki benda – benda yang ada disekitar kalian, karena sebagaian besar sifat – sifatnya sudah ditemukan oleh para ilmuan terdahulu. Jadi tugas kita sekarang adalah mempelajari dan memahaminya saja.
Dengan cara menyelidiki dan melakukan observasi terhadap benda – benda yang ada di sekitar kita, ilmu IPA menjadi berkembang dan sangat luas. Mulai dari semua hal tentang benda – benda yang sangat kecil dan tidak bisa dilihat oleh mata, seperti bakteri maupun benda – benda besar yang ukurannya raksasa seperti palnet – planet sudah diteliti dan dijadikan ilmu dalam IPA.
Bagaimana Proses Penyelidikan dalam IPA?
Ada beberapa proses yang harus kita lalui dalam melakukan penyelidikan / observasi di bidang IPA yaitu sebagai berikut :
1. Pengamatan
Pengamatan adalah proses mengumpulkan data dan informasi tentang benda yang sedang diselidiki. Pengamatan bisa dilakukan dengan bantuan indera manusia maupun alat. Misalnya mengamati perubahan warna daun mulai dari pucuk sampai daun tua bisa dilakukan oleh indera penglihatan yaitu mata. Mengamati ukuran ikan di kolam bisa dilakukan dengan menggunakan mistar atau mengamati benda – benda yangsangat kecil seperti bakteri bisa dilakukan dengan mikroskop.
2. Membuat Inferensi
Membuat inferensi artinya adalah merumuskan penjelasan berdasarkan data dan informasi yang telah dikumpulkan saat pengamatan. Penjelasan ini nantinya digunakan untuk menemukan pola – pola atau hubungan antar aspek yang diamati dan membuat perkiraan atau hipotesis.

3. Mengkomunikasikan

Setelah semua penjelasan dirumuskan dengan rapi, langkah selanjurnya adalah mengkomunikasikan hasil penyelidikan baik dalam bentuk tulisan maupun lisan. Yang akan dikomunikasikan ini harus disertai data – data lengkap dalam bentuk tabel, grafik, bagan atau gambar yang sesuai.
Setelah kamu mengkomunikasikan hasil pengamatanmu, akan ada ilmuan – ilmuan lain yang menguji kebenaran hasil pengamatan yang kamu tulis. Jika benar, maka hasil pengamatanmu akan menjadi bagian dari ilmu IPA. Tetapi jika tidak, maka perlu dilakukan pengamatan ulang untuk memperbaiki kesalahan yang kamu lakukan.
Secara umum, ilmu – ilmu dalam IPA yang ditemukan sekarang, dilakukan menurut cara – cara diatas.
Apa yang Dimaksud dengan Objek IPA?
Obejk yang dipelajari dalam IPA adalah seluruh benda di alam dengan segala interaksinya untuk dipelajari pola- pola keteraturannya. Obejk iPA dapat berupa benda yang sangat kecil (tidak bisa dilihat langsung oleh mata) misalnya bakteri, virus, atom dan penyusun – penyusunnya atau benda yang berukuran sangat besar seperti lautan, bumi, planet – planet, dan jagat raya.

Bagian – Bagian dari ilmu IPA
Seperti yang diketahui bahwa ilmu dalam IPA sngatlah luas sehingga agar kita lebih mudah mempelajarinya, ilmu IPA itu dikelompokkan menjadi 4 bagian utama yaitu :
1. Fisika adalah ilmu yang mempelajati tentang aspek mendasar alam seperti materi, energi, cahaya, gerak panasdan berbagai gejala fisik alam lainnya.
2. Kimia adalah ilmu yangsegala sesuatu mengenai materi dan perubahannya serta interaksi antar materi yang satu dengan materi yang lain.
3. Biologi adalah cabang IPA yang mempelajari sistem kehidupan mulai dari ukuran yangkecil smpai lingkungan yang sangat luas.
4. Ilmu Bumi dan Antariksa adalah cabang IPA yang mempelajari tentang asal mula bumi, pekebangan dan keadaannya saat ini, bintang, planet dan berbagai benda langit lainnya.

Nah sampai disini, tentu kamu sudah mengerti dengan apa yang dimaksud dengan penyelidikan IPA, objek dan bagian – bagian dari ilmu PA bukan. Semoga artikel ini emmbantu kalian dalam belajar dan jangan lupa di share ya artikel ini agar manfaatnya menyebar.
IPA dan penelitian ilmiah
1.         Objek yang dikaji IPA adalah makhluk hidup, benda sekitar dan fenomena-fenomena yang terjadi didalamnya
2.         Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkembang melalui proses penelitian oleh para ilmuwan. Seorang ilmuwan harus memiliki sikap/perilaku yang jujur, objektif, penuh rasa ingin tahu, teliti dalam melakukan penelitiannya


Pengukuran dalam IPA
1.         Dalam melakukan penelitian ilmiah para saintis menggunakan metode ilmiah (saintific method) meliputi perumusan masalah, pengumpulan data (observasi), hipotesis, experiment dan menyimpulkan masalah yang diteliti.
2.         Pengukuran menjadi hal penting dalam proses pengamatan.
3.         Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan besaran lain yang digunakan sebagai satuan. Misalnya mengukur massa dengan timbangan, mengukur panjang dengan mistar.

Besaran dan Satuan
Besaran adalah Sesuatu yang bisa diukur.
Besaran fisika dapat dikelompokkan menjadi besaran pokok dan besaran turunan
1.       Besaran pokok adalah besaran yang berdiri sendiri bukan merupakan turunan dari besaran lain, sedangkan Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok.
2.       Besaran pokok dan Satuan Internationalnya

Besaran pokok dan Satuan Internationalnya
Besaran pokok
Satuan (SI)
Alat ukur
Panjang
Meter (m)
Mistar, jangka sorong, dll
Massa
Kilogram (kg)
Timbangan, neraca
Waktu
Sekon (s)
Stop watch
Suhu
Kelvin (K)
Thermometer
Intensitas cahaya
Candela (cd)
Kuat arus
Ampere (A)
Amperemeter
Jumlah zat
Mol
Selain dari besaran diatas, adalah besaran turunan.
Satuan merupakan pembanding dari  besaran yang sedang diukur. Satuan ada yang baku dan satuan tidak baku.
 Satuan baku merupakan satuan yang disepakati oleh semua orang dan hasilnya pasti sama, contohnya meter untuk panjang, sekon untuk  waktu , sedangkan Satuan tidak baku adalah satuan yang  bisa berbeda hasilnya ketika dilakukan oleh orang yang berbeda, misalnya depa, kaki.
Contoh-Contoh  Soal:
1.      Perhatikan tabel di bawah ini!
No
Besaran
Satuan
1
Panjang
Cm
2
Massa
Kg
3
Waktu
Sekon
4
Suhu
Celcius
Besaran pokok dan satuannya menurut SI yang sesuai adalah nomor ... . (2 dan 3)

2.   Udin mengukur panjang meja dengan jengkal.  Ternyata panjang meja itu 10 jengkal. Yang menunjukkan besaran pada kalimat itu adalah ... .
a.       Panjang          b. jengkal         c. meja             d. 7
Jawabannya: a. panjang. Jengakal adalah satuan dan 10 adalah nilainya.

3. Alat yang tepat untuk mengukur diameter dalam cincin adalah ... . Jangka sorong



catatan:

gambar Alat :

1. Jangka Sorong
Image result for jangka sorong

2. mikro meter skrp

Image result for mikrometer sekrup


3. meteran

Image result for meteran















Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEMAGNETAN

MAGNET KELAS IX

Teknologi Yang terinspirasi dari struktur jaringan tumbuhan ( kelas 8 ) 21 September 2020