BAHAN DAN MATERI AJAR SMP AL-AZHAR 1 TgL 22 - 8 - 2019 Kelas 8A dan 8B
BAHAN AJAR
HARI / TANGGAL : kamis / 19-8-2019
KELAS : VIII ( Delapan )
SEMESTER : Ganjil
Jam
Pertemuan
|
Kompetensi Dasar/ Indikator Pencapaian Kompetensi
|
Tujuan Pembelajaran
|
Langkah-langkah Pembelajaran
|
Sumber Belajar/Alat Peraga
|
Instrumen Penilaian
|
Ket
|
ke 2 |
KD. 3.3
Menjelaskan konsep usaha, pesawat sederhana, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk kerja otot pada struktur rangka manusia
IPK. 3.3
· Menjelaskan konsep kerja/usaha
· Menjelaskan jenis pesawat sederhana
· Menjelaskan keuntungan mekanik
· Menjelaskan prinsip pesawat sederhana pada otot dan rangka manusia
KD. 3.4
Menyajikan hasil penyelidikan atau pemecahan masalah tentang manfaat penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari
IPK. 3.4
Melaporkan/ memaparkan hasil penyelidikan tentang manfaat pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari
|
§ Menjelaskan konsep kerja/usaha
§ Menjelaskan jenis pesawat sederhana
§ Menjelaskan keuntungan mekanik
§ Menjelaskan prinsip pesawat sederhana pada otot dan rangka manusia
§ Melaporkan/ memaparkan hasil penyelidikan tentang manfaat pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari
|
Kegiatan Pendahuluan
1. Orientasi
2. Apersepsi
3. Motivasi
4. Pemberian Acuan
Kegiatan Inti
1. Stimulation
(stimullasi/ pemberian rangsangan)
2. Problem statemen
(pertanyaan/identifikasi
masalah)
3. Data collection
(pengumpulan data)
4. Data processing
(pengolahan Data)
5. Verification / Pembuktian
6. Generalizatio
(menarik kesimpulan)
Penutup
|
Sumber Belajar :
© Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Siswa Mata Pelajaran IPA.
Alat Peraga :
1. Laptop
2. LCD
3. Slide
4. P.S Tipe 1
5. P.S Tipe 2
6. P.S Tipe
7. Lengan
|
Penilaian :
1. Pengetahan
2. Ketrampilan
|
MATERI AJAR
Usaha
Rumus Usaha
Dalam fisika, usaha didefinisikan sebagai hasil kali antara gaya dan perpindahan benda. Satuan usaha dalam SI adalah Joule (J). Secara matematis, usaha dirumuskan sebagai :
W = Fs
dengan:
W = usaha (Joule, J)
F = gaya (N)
s = perpindahan (m)
Usaha sebesar 1 Joule dilakukan apabila gaya sebesar 1 Newton memindahkan benda sejauh 1 meter.
Satuan usaha adalah Joule atau erg. Satu Joule adalah usaha yang dilakukan oleh gaya 1 Newton untuk menimbulkan perpindahan 1 meter. Jadi, 1 J = 1 N * 1 m = 1 Nm.
Satu erg adalah usaha yang dilakukan oleh gaya 1 dyne untuk menimbulkan perpindahan 1 cm. Jadi, 1 erg = 1 dyne * 1 cm = 1 dn cm. Berapa ergkah 1 Joule itu?
F = gaya (N)
s = perpindahan (m)
Tabel Sistem Satuan Usaha
Tabel Sistem Satuan Usaha
Contoh Soal Materi Usaha
1. Dalam kegiatan beres-beres kelas, Dito telah berhasil menggeser sebuah lemari sejauh 5 m dibantu dua orang temannya, Budi dan Arto. Jika gaya yang diberikan Dito adalah 10 N, Budi sebesar 20 N, dan Arto sebesar 15N, berapakah besar usaha yang telah mereka lakukan?
Penyelesaian:
Diketahui : s = 5 m ; F1 = 10 N ; F2 = 20 N ; F3 = 15 N.
Ditanya : W ?
Jawab:
Usaha dikerjakan oleh tiga orang, maka:
ΣF = F1 + F2 + F3 = (10 + 20 + 15) N = 45 N
sehingga W = ΣFs = 45 N ⋅ 5 m = 225 N/m = 225 J
Jadi, usaha yang dilakukan oleh Dito, Budi, dan Arto untuk menggeser meja adalah sebesar 225 N.
2. Handoko mendorong meja dengan gaya 90 N sehingga meja berpindah sejauh 4 m. Berapa usaha yang dilakukan Handoko?
Diketahui: F = 90 N; s = 4 m
Ditanya: W = …?
Jawab:
W = F s
= 90 N ×4 m
= 360 Nm = 360 Joule
Jadi, usaha yang dilakukan Handoko sebesar 360 Joule.
Daya diartikan sebagai laju dalam suatu usaha. Karena usaha terjadi seiring dengan perubahan energi, maka daya juga didefinisikan sebagai perubahan laju energi dari satu bentuk ke bentuk lain. Berdasarkan definisi ini, satuan daya adalah J/s. Sebagaimana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dalam SI satuan daya dikenal dengan istilah watt, disimbolkan W.
Ditanya: W = …?
Jawab:
= 90 N ×4 m
= 360 Nm = 360 Joule
Pengertian Daya
Daya adalah laju dalam suatu usaha atau perubahan laju energi dari satu bentuk ke bentuk lain. Konsep daya diberikan untuk menyatakan besarnya usaha yang telah dilakukan dalam satuan waktu.
Persamaan Daya
Secara matematis, definisi ini dapat ditulis sebagai berikut:
dengan:
P = daya (watt, W)
W = usaha (Joule, J)
t = selang waktu (sekon, s)
W = usaha (Joule, J)
t = selang waktu (sekon, s)
karena W = Fs dan s = vt maka persamaan di atas dapat diturunkan menjadi:
P = F v
dengan:
P = daya (watt, W)
F = gaya (Neton, N)
v = kecepatan (m/s)
F = gaya (Neton, N)
v = kecepatan (m/s)
Contoh Soal
Sebuah mobil yang mogok didorong oleh beberapa orang dengan gaya sebesar 100 N. Jika mobil tersebut berpindah sejauh 4 meter dalam waktu 20 detik, berapakah daya dari pendorong tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui: F = 100 N ; t =20 s ; s = 4 m
Ditanya: P ?
Jawab:
W = Fs = 100 N × 4 m = 400 J
P = = 20 J/s = 20 watt
Jadi, daya pendorong itu adalah 20 watt.


Komentar
Posting Komentar