BAHAN DAN MATERI AJAR SMP AL-AZHAR 3 TgL 16 - 10 - 2019 Kelas 7F dan 7G

BAHAN AJAR

HARI / TANGGAL     : Rabu / 16 - 10 - 2019
KELAS                        : VII ( Tujuh )
SEMESTER                : Ganjil

Jam
Pertemuan
Kompetensi Dasar/ Indikator Pencapaian Kompetensi
Tujuan Pembelajaran
Langkah-langkah Pembelajaran
Sumber Belajar/Alat Peraga
Instrumen Penilaian
Ket

KD. 3.3
Memahami konsep campuran dan zat tunggal (unsur dan senyawa), sifat fisika dan kimia, perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari

IPK.
3.3.1     Menggolongkan karakteristik materi.
3.3.2     Menjelaskan perbedaan unsur, senyawa, dan campuran.
3.3.3     Menjelaskan metode pemisahan  campuran.
§  Dengan diberikan daftar benda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari Peserta Didik dapat menggolongkan karakteristik materi.
§  Dengan diberikan LKS Peserta Didik dapat menjelaskan perbedaan unsur, senyawa, dan campuran.

§  Dengan melakukan percobaan, Peserta Didik dapat menyelidiki bahan-bahan alam yang dapat dijadikan sebagai Indikator alami.
Kegiatan Pendahuluan
1.      Orientasi
2.      Apersepsi
3.      Motivasi
4.      Pemberian Acuan

Kegiatan Inti
1.      Stimulation
(stimullasi/ pemberian rangsangan)
2.      Problem statemen
(pertanyaan/identifikasi
masalah)
3.      Data collection
(pengumpulan data)
4.      Data processing
(pengolahan Data)
5.      Verification / Pembuktian
6.      Generalizatio
(menarik kesimpulan)
Penutup

Sumber Belajar :
© Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Siswa Mata Pelajaran IPAJakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Alat Peraga :
1. Laptop
2. LCD
3. Slide
4. kertas lakmus
5. bahan lainnya yang mendukung
Penilaian :
1.      Pengetahuan
2.      Ketrampilan



Materi Ajar


Sifat Asam, Basa, dan Garam

Asam

Jika kita makan buah yang masih muda maka panca indera kita (lidah) akan terasa asam. Rasa tersebut disebabkan karena tidak terlepas dari kandungan zat kimia yang ada di dalam buah yang masih muda tersebut. Kandungan tersebut dinamakan zat asam. Pengertian asam adalah zat yang dalam air bisa menghasilkan ion hidrogen (H+).
Contoh asam yang terkenal

Asam, Basa dan Garam



Basa

Pengertian basa adalah zat yang dalam air bisa menghasilkan ion hidroksida (OH). Mengapa dapat terbentuknya ion ion hidroksida? Hal ini karena senyawa hidroksida tersebut bisa mengikat satu elektron pada waktu dimasukkan ke dalam air (H2O). Basa bisa menetralisir asam (H+) oleh karenanya dihasilkan air (H2O). Contoh yang bersifat basa adalah sabun.

Contoh basa yang terkenal

Asam, Basa dan Garam

Apa perbedaan sifat asam dan sifat basa? Berikut ini adalah perbedaan antara asam dan basa

perbedaan asam dan basa



cara pemisahan campuran?

Campuran memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

terdiri dari dua jenis atau lebih zat tunggal;
komposisi zat penyusun tidak tetap;
memiliki sifat zat asal;
dapat dipisahkan sesuai sifat fisisnya.
Pemisahan campuran secara fisis didasarkan pada sifat-sifat yaitu perbedaan ukuran partikel, kerapatan, kelarutan, perbedaan titik didih atau titik beku, dan perubahan wujud zat. Berikut penjelasan beberapa cara pemisahan campuran.

1. Penyaringan (Filtrasi)

Permisahan yang berdasarkan pada perbedaan ukuran partikel.
Memisahkan zat padat dari suatu suspensi.
Digunakan bahan berpori sebagai filter yang dapat dilewati partikel-partikel kecil dan menahan partikel yang lebih besar di atasnya.
Contohnya memisahkan minuman kopi dari ampasnya.
2. Sentrifugasi

Proses yang memisahkan padatan dari cairan atau cairan dengan kerapatan yang berbeda dengan menggunakan gaya sentrifugal pada suatu mesin sentrifugasi yang berputar.
Contohnya sentrifugasi lemak dari susu (pembuatan susu skim), dan sentrifugasi darah dari komponen zat padat pada proses investigasi dan forensik kepolisian.
3. Sublimasi

Dilakukan terhadap zat yang dapat menyublim (berubah wujud zat dari padat menjadi gas atau sebaliknya).
Contoh pemurnian iodin, pemurnian naftalena, dan pemurnian kafein
4. Kromatografi

Pemisahan yang didasarkan pada perbedaan koefisien difusi (kecepatan perembesan) dari zat-zat dalam medium tertentu. Dapat pula dikatakan sebagai cara pemisahan yang didasarkan perbedaan kelarutan dalam zat padat.
Kromatografi yang paling sederhana adalah kromatografi kertas.
Contohnya pemisahan zat warna pada tinta
5. Ekstraksi

Pemisahan yang didasarkan pada perbedaan kelarutan dalam pelarut air.
Ekstraksi adalah cara untuk memisahkan zat yang diinginkan ketika masih bercampur dengan zat lain.
Contoh ekstraksi paling mendasar adalah ekstraksi dalam pembuatan teh.
6. Evaporasi

Pemisahan ini terjadi dengan adanya perubahan wujud dari cair menjadi gas (uap).
Zat terlarut dipisahkan dari larutannya dengan menguapkan pelarut pada suhu tinggi.
Contoh sehari-hari adalah pakaian basah akan mengering secara bertahap, atau pembuatan garam dengan cara menguapkan air laut.
7. Distilasi

Pemisahan zat cair dari campurannya berdasarkan perbedaan titik didih.
Contohnya pemisahan fraksi-fraksi pada minyak bumi dengan cara distilasi bertingkat.
8. Kristalisasi

Pemisahan zat padat dari larutannya dengan cara menguapkan pelarutnya.
Contohnya dilakukan rekristalisasi pada pemurnian garam setelah air laut diuapkan.
Kesimpulan
Dari seluruh pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemisahan campuran dilakukan berdasarkan sifat-sifat fisis yang dimiliki oleh campuran tersebut.






















Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEMAGNETAN

MAGNET KELAS IX

Teknologi Yang terinspirasi dari struktur jaringan tumbuhan ( kelas 8 ) 21 September 2020