BAHAN DAN MATERI AJAR SMP AL-AZHAR 3 TgL 20 - 11 - 2019 Kelas 7F dan 7G

BAHAN AJAR

HARI / TANGGAL    :Selasa/19-11-2019
KELAS                       : VII ( Tujuh )
SEMESTER                : Ganjil

Alokasi Waktu
Kompetensi Dasar/ Indikator Pencapaian Kompetensi
Tujuan Pembelajaran
Langkah-langkah Pembelajaran
Sumber Belajar/Alat Peraga
Instrumen Penilaian
Hasil
9 JP
(3 Pertemuan)
KD. 3.4
Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh pada manusia dan hewan.

IPK.
3.4.1      Mengetahui pengertian suhu dan thermometer serta jenis termometer.
3.4.2      Menentukan skala suhu dengan melakukan pengukuran suhu dengan termometer skalanya, serta membandingkannya secara pengukuran dengan termometer skala suhu yang telah di kenal.
3.4.3      Menjelaskan Pengertian kalor.
3.4.4      Mendeskripsikan hubungan kalor dengan suhu dan hubungan kalor dengan wujud.
3.4.5      Menentukan macam-macam perpindahan kalor.

KD. 4.4

Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda serta perpindahan kalor

IPK.
4.4.1      Mengamati peristiwa kehidupan sehari-hari yang terkait dengan perubahan wujud benda setelah menerima atau melepas kalor
4.4.2      Melakukan percobaan mengukur suhu benda menggunakan thermometer serta menyelidiki pemuaian pada benda padat, cair, dan gas
4.4.3      Melakukan percobaan menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda serta perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi
4.4.4      Mengumpulkan mengenai berbagai upaya menjaga kestabilan suhu tubuh makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari
4.4.5      Menyajikan hasil dalam bentuk laporan tertulis dan mendiskusikannya dengan tema


§  Peserta Didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan hasil penyelidikannya tentang fungsi perasa sebagai pengukur suhu.
§  Peserta Didik dapat menjelaskan 3 jenis termometer.
§  Peserta Didik dapat membuat skala suhu, melakukan pengukuran suhu dengan termometer skalanya, serta membandingkannya secara pengukuran dengan termometer skala suhu yang telah dikenali.
§  Peserta Didik dapat menjelaskan pengertian titik tetap dalam penentuan skala suhu.
§  Peserta Didik mampu menjelaskan kalor,
§  Peserta Didik menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan suhu benda akibat pemberian kalor.
§  Peserta Didik dapat menerapkan persamaan kalor untuk kenaikan suhu pada persoalan yang sesuai.
§  Peserta Didik dapat menyelidiki karakteristik suhu benda pada saat benda mengalami perubahan wujud.
§  Peserta Didik dapat menentukan kalor untuk perubahan wujud.
§  Peserta Didik mampu menjelaskan dan membedakan macam-macam perpindahan kalor.

Kegiatan Pendahuluan
1.      Orientasi
2.      Apersepsi
3.      Motivasi
4.      Pemberian Acuan

Kegiatan Inti
1.      Stimulation
(stimullasi/ pemberian rangsangan)
2.      Problem statemen
(pertanyaan/identifikasi
masalah)
3.      Data collection
(pengumpulan data)
4.      Data processing
(pengolahan Data)
5.      Verification / Pembuktian
6.      Generalizatio
(menarik kesimpulan)
Penutup
Sumber Belajar :
© Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Siswa Mata Pelajaran IPAJakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Alat Peraga :
1. Laptop
2. Mistar
3. Air Panas
4. Air Dingin
5. Thermometer
6. LCD
7. Dan lainnya yang mendukng
Penilaian :
1.  Pengetahuan
2.  Ketrampilan
3.  Sikap


MATERI AJAR


Kalor

 SOAL

1. EBTANAS-SMP-01-01
Untuk menaikkan suhu air laut 1°C diperlukan kalor 3900 Joule. Jika kalor jenis air laut 3,9 × 103 J/Kg°C, maka massa air laut adalah …
A. 100 kg
B. 10 kg
C. 1 kg
D. 0,1 kg
Pembahasan
Diketahui :
Perubahan suhu (ΔT) = 1oC
Kalor (Q) = 3900 Joule
Kalor jenis air laut (c) = 3,9 x 103 J/Kg°C = 3900 J/Kg°C
Ditanya : Massa air laut (m)
Jawab :
Rumus kalor :
Q = m c ΔT
Keterangan : Q = kalor, m = massa, c = kalor jenis, ΔT = perubahan suhu
m = Q / c ΔT = 3900 / (3900)(1) = 3900 / 3900 = 1
Jadi massa air laut (m) = 1 kilogram
Jawaban yang benar adalah C.


2. EBTANAS-SMP-03-06
Tembaga bermassa 2 kg dengan suhu 30°C. Menerima kalor sebesar 39.000 J. Jika kalor jenis tembaga 390 J/kg °C, maka suhu akhir dari tembaga adalah …
A. 80°C
B. 50°C
C. 30°C
D. 20°C
Pembahasan
Diketahui :
Massa (m) = 2 kg
Suhu awal (T1) = 30oC
Kalor yang diserap (Q) = 39.000 Joule
Kalor jenis (c) tembaga = 390 J/kg oC
Ditanya : Suhu akhir tembaga (T2)
Jawab :
Rumus kalor :
Q = m c ΔT
Keterangan : Q = kalor, m = massa, c = kalor jenis, ΔT = perubahan suhu
Q = m c ΔT = m c (T– T1)
39.000 = (2)(390)(T– 30)
100 = (2)(1)(T– 30)
100 = (2)(T– 30)
50 = T2 – 30
T= 50 + 30
T= 80oC
Jawaban yang benar adalah A.


3. EBTANAS-SMP-04-06
Untuk menaikkan suhu 5 kg air dari 15°C menjadi 40°C diperlukan kalor sebanyak….
(kalor jenis air 4,2 × 10J/Kg° C)
A. 525.000 J
B. 420.000 J
C. 150.000 J
D. 21.000 J
Pembahasan
Diketahui :
Massa (m) = 5 kg
Suhu awal (T1) = 15°C
Suhu akhir (T2) = 40°C
Kalor jenis air (c) = 4,2 × 10J/kg° C
Ditanya : Kalor (Q)
Jawab :
Rumus Kalor :
Q = m c ΔT
Q = (5 kg)(4,2 × 10J/kg°C)(40°C – 15°C)
Q = (5)(4,2 × 10J)(25)
Q = 525 x 10J
Q = 525.000 Joule
Jawaban yang benar adalah A.


4. UAS-05-28
2 kg air dari suhu 24°C dipanaskan menjadi 90°C. Jika kalor jenis 4.200 Joule/kg°C, maka kalor yang diterima air adalah …
A. 336.000 Joule
B. 259.200 Joule
C. 554.400 Joule
D. 543.600 Joule
Pembahasan
Diketahui :
Massa air (m) = 2 kg
Suhu awal (T1) = 24°C
Suhu akhir (T2) = 90°C
Kalor jenis air (c) = 4.200 Joule/kg°C
Ditanya : Kalor (Q) yang diterima air adalah….
Jawab :
Kalor :
Q = m ΔT
Q = (2 kg)(4.200 Joule/kg°C)(90°C – 24°C)
Q = (2 kg)(4.200 Joule/kg°C)(66°C)
Q = (132)(4.200 Joule)
Q = 554.400 Joule
Jawaban yang benar adalah C.


5. UAS-06-09
Air massanya 5 gr dipanaskan dari 10°C sampai 40°C. Jika kalor jenis air 1 kal/ gr°C, banyaknya kalor yang diperlukan untuk suhu air adalah …
A. 100 kalori
B. 150 kalori
C. 200 kalori
D. 400 kalori
Pembahasan
Diketahui :
Massa (m) = 5 gram
Suhu awal (T1) = 10oC
Suhu akhir (T2) = 40oC
Kalor jenis air (c) = 1 kal/ gr°C
Ditanya : Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu air
Jawab :
Rumus kalor :
Q = m c ΔT
Q = (5 gram)(1 kal/ gr°C)(40oC – 10oC)
Q = (5)(1 kal)(30)
Q = 150 kalori
Jawaban yang benar adalah B.


6. UAS-06-10
Bahan penghantar kalor yang paling baik adalah …
A. alumunium
B. raksa
C. besi
D. kaca
Pembahasan
Suatu bahan dapat menghantar kalor dengan baik atau tidak bergantung pada jenis bahan tersebut. Besaran fisika yang menyatakan kemampuan suatu bahan dalam menghantar kalor disebut konduktivitas termal. Semakin besar nilai konduktivitas termal, semaki baik kemampuan bahan tersebut dalam menghantar kalor.
Di bawah ini adalah nilai konduktivitas termal beberapa bahan :
Aluminium = 200 J/m s Co
Besi = 40 J/m s Co
Raksa = 8,30 J/m s Co
Kaca = 0,84 J/m s Co
Berdasarkan data di atas, nilai konduktivitas termal terbesar adalah aluminium.
Jawaban yang benar adalah A.


7. Soal UN IPA SMP tahun 2012 A87 No. 2 – Kalor
Air sebanyak 0,2 kg bersuhu 25oC dipanaskan dengan kalor sebesar 42.000 Joule. Bila kalor jenis air = 4200 J/kg oC, maka besar suhu akhir air adalah…..
A. 100oC
B. 80oC
C. 75oC
D. 50oC
Pembahasan
Semua satuan dinyatakan dalam satuan Internasional kecuali satuan suhu tetap menggunakan Celcius karena kalor menggunakan satuan J/kg oC.
Diketahui :
Massa air (m) = 0,2 kg
Kalor (Q) = 42.000 Joule
Kalor jenis air (c) = 4200 J/kg oC
Suhu awal (T1) = 25oC
Ditanya : Suhu akhir (T2)
Jawab :
Rumus kalor :
Q = m c ΔT = m c (T2 – T1)
Keterangan rumus :
Q = kalor, m = massa, c = kalor jenis, ΔT = perubahan suhu, T= suhu awal, T= suhu akhir
Suhu akhir air adalah :
Q = m c (T2 – T1)
42.000 = (0,2)(4200)(T2 – 25)
42.000 = 840 (T2 – 25)
42.000 = 840 T2 – 21.000
42.000 + 21.000 = 840 T2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Shalat Berjama'ah ( Pesantren Daring ) Kelas 7F, 7G dan 8A ,,,,11 Mei 2020

KEMAGNETAN

Konsep Gerak dan Ruumusnya Kelas 8 20 Juli 2020