Sistem Ekskresi (Hati) Kelas 8A 23 Maret 2020
HATI
apa Itu Hati?
Hati merupakan salah satu organ yang perannya sangat vital dalam tubuh manusia. Organ yang sering disebut sebagai liver ini merupakan organ terbesar di dalam tubuh. Organ yang berwarna cokelat ini memiliki berat sekitar 1,5 kilogram. Ia terletak di rongga perut kanan bagian atas, tepat di bawah rusuk bagian kanan. Organ ini memiliki dua bagian, yaitu bagian kanan dan kiri. Lobus kanan hati merupakan bagian terbesar yang ukurannya lima sampai enam kali lebih besar daripada lobus kiri.
Fungsi Hati
Hati memiliki berbagai fungsi bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Fungsi hati mulai dari menghancurkan racun didalam darah, menghasilkan protein, hingga membantu proses pencernaan. Berikut fungsi hati lainnya:
Menghancurkan Sel Darah Merah
Membersihkan Darah
Memproduksi Protein
Metabolisme Protein
Penyimpanan Nutrisi
Cairan Empedu dan Energi
Trigliserida dan Hormon
Alanin Transaminase (ALT)
Gamma-Glutamyl Transferase (GGT)
Aspartat aminotransferase (AST)
Fungsi hati yang satu ini bukannya menghancurkan sembarang sel darah merah, tapi sel darah merah yang sudah tua. Proses ini akan membuat fases berwarna cokelat. Namun, jika fases ini berwarna pucat atau putih, atau pun warna urine menjadi lebih gelap, bisa menjadi pertanda adanya masalah pada organ hati. Cotohnya, hepatitis yang disebabkan oleh virus.
Selain warna fases dan urine, masalah hati juga bisa ditandai oleh perubahan warna mata dan kulit. Umumnya, warna mata berubah menjadi kekunginan, mengindikasikan adanya penyakit kuning dalam tubuh. Penyakit kuning atau jaundice ini disebabkan oleh penumpukkan bilirubin.
Fungsi hati lainnya adalah membersihkan darah dari senyawa berbahaya. Seperti yang berasal dari obat-obatan, alkohol, hingga racun.
Organ yang satu ini bertanggung jawab untuk memproduksi protein, seperti albumin yang berfungsi menjaga cairan dalam sistem sirkulasi tubuh. Protein yang berperan sebagai faktor pembekuan darah dan sistem kekebalan tubuh juga dihasilkan oleh hati.
Hati juga berperan dalam membantu metabolisme protein dengan mengubah amonia menjadi urea yang dikeluarkan bersama urine oleh ginjal.
Hati juga berperan penting dalam proses penyimpanan nutrisi tubuh. Misalnya zat besi, vitamin A, B12, D, dan K, serta asam folat.
Organ ini berperan dalam produksi cairan empedu yang bertugas membantu dalam proses pencernaan makanan. Di samping itu, hati juga menyimpan energi untuk tubuh dalam bentuk glikogen dan mengubahnya menjadi glukosa ketika glukosa darah rendah.
Organ terbesar ini bertanggung jawab atas produksi kolesterol dan trigliserida, serta protein pembawanya agar dapat dialirkan dalam darah. Tak hanya itu, hati juga berfungsi untuk memproduksi hormon pertumbuhan anak-anak.
Baca juga: Begadang Bisa Ganggu Fungsi Hati, Kenapa?
Pemeriksaan Fungsi Hati
Untuk mengetahui kondisi fungsi hati, maka diperlukan pemeriksaan yang disebut sebagai uji fungsi hati. Sesuai namanya, pemeriksaan fungsi hati ini bertujuan untuk mengetahui kondisi hati secara mendalam dan ada tidaknya potensi penyakit pada liver. Terdapat beberapa penyakit yang bisa menyebabkan masalah pada liver, seperti kanker hati, hepatitis, dan sirosis hati,
Tes fungsi hati ini bisa dilakukan melalui pengambilan sempel darah untuk memeriksa senyawa-senyawa kimia di dalam hati. Pemeriksaan ini akan menentukan senyawa mana yang kadarnya berlebihan atau berkurang, sehingga menimbulkan masalah. Berikut senyawa yang biasanya diukur melalui tes darah.
ALT merupakan enzim yang berfungsi membantu mengolah protein. Kadar senyawa ini akan tinggi saat hati mengalami cedera atau peradangan, seperti hati pengidap hepatitis.
Meski enzim CGT di produksi oleh hati, tapi enzim ini juga terdapat di organ tubuh lainnya. Contohnya, pankreas, ginjal, ataupun otak. Pemeriksaan ini dilakukan bersama dengan komponen uji fungsi hati lain. Pemeriksaan fungsi hati ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada saluran hati atau empedu.
Pemeriksaan ini meruapakan pemeriksaan eznim AST yang ada di dalam hati. Kadar AST yang tinggi bisa menandai adanya masalah pada liver.
Pemeriksaan fungsi hati tak cuma melalui tes darah saja tapi juga bisa melalui tes pencitraan. Tes ini merupakan tes diagnostik lain yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit hati. Metode ini digunakan terutama untuk memeriksa ukuran tumor atau jaringan parut di hati.
TUGAS
1. Sebutkan 5 Penyakit Hati, dan Jelaskan Penyebabnya.
Hasil difoto dan di kirim ke wa Bapak

Ok pak terima kasih atas materinya
BalasHapus-Akbar 8a
Ok pak,terima kasih atas tugasnya
BalasHapus-vika 8A
OK terima kasih,pak
BalasHapus- Nabila putri 8a -
Ok pak trimakasih
BalasHapusAqila nuraziza 8a
Oke pak terima kasih materi nya:)
BalasHapusMayviska Rudinawati 8A
Terima kasih Pak atas materinya
BalasHapus- Daffa 8A
Ok pak
BalasHapus-ikhsan 8a
Ok pak makasi
BalasHapus—raissa 8a
Iy pak makasih,
BalasHapus—bilqis 8A
Ok makasih pak
BalasHapus~Attardika l. 8A
Ok pak makasii
BalasHapusOk pak makasih
BalasHapus-nazwa 8a
Ok terimakasih pak
BalasHapus—Rafeifa Alya 8a
Ok pak mksih
BalasHapus-wahyu 8a
ok pak,makasih
BalasHapus—fa'izah8a
Ok pak, makasi tugas&materinyaa
BalasHapus—azzura8a
Ok pak, terimakasih atas materinya.
BalasHapus-Zhafira 8a
Terimakasih pak atas materi yg telah disampaikan...
BalasHapus—alfinaa 8a.
Terima kasih pak atas materinya
BalasHapus-dhiki 8a
Terimakasih pak atas materi nya
BalasHapus-ariel 8a
Terima kasih pak
BalasHapus-Azra 8A